Selasa, 05 Oktober 2010

Invesatasi Akhirath

Hidup yang tengah dijalani oleh manusia di dunia ini bagaikan seorang musyafir yang sedang melakukan perjalanan jauh menuju suatu tempat.Tetapi perjalanan ini bukan sekedar jalan-jalan seperti layaknya pesiar.Namun perjalanan ini mempunyai satu tujuan yang pasti  yaitu alam akhirat.Mau tidak mau semua manusia akan menuju kesana yang diakhiri dengan kematian Firman Allah " Setiap Manusia pasti akan menemui kematian " Bahkan kita tidak akan pernah  tahu di bumi mana kamatian itu akan menjemput kita,tetapi dia teruas mengintai dan mengikuti kita walau berada di bungker yang kuat

Karena kematian bukan sekedar pindah alam, tetapi ada hal baru yang musti dihadapi,yaitu pertanggunganjawab semua amalan yang pernah kita lakukan di dunia ini. Disamping itu harus ada bekal dan persiapan yang banyak yaitu berupa amal sholeh. Sabda Rasul SAW. " Dunia ini adalah ladangnya akhirat " artinya di atas dunia inilah manusia mencari dan berbuat kebajikan sebanyak-banyaknya guna dibawa ke akhirat menghadap Allah SWT..Sebab hanya berupa bekal dan ketaqwaan manusia bisa diterima, bukan harta yang melimpah, pengkat dan jabatan yang dibanggakan, anak yang dielu-elukan, kebun dan perusahaan  yang mencengangkan, atau ilmu pengetahuan yang ditonjol-tonjolkan serta pasilitas hidup lainnya. Seakali lagi bukan itu. Firman Allah SWT." Berbekalah kamu sebab sebaik-baiknya bekal adalah taqwa " dan dalam ayat lain " Barang siapa yang melakukan kebajikan ( amalun solih ) walau sekecil atom ( zaroh ) maka dia akan melihatnya ( akibat positif ) dan juga barang siapa yang melakukan amal yang buruk ( amalun sayyi'ah ) dia akan melihatnya ( menanggung akibatnya ) Jadi begitu sangat menentukannya hidup di dunia ini.Salah kita melangkah dan berbuat semua amalan dan perbuatan itu sudah menanti dan siap menunggu, tinggalah bagaimana kita memilih dan menentukan amal tersebut.

Dalam hal ini Rasul pernah menggambarkan dan memberikan arahan kepada sehabat, tentunya untuk kita sekalian, kata Beliau " Manusia yang cerdas ( al kaisu ) adalah mereka yang membangun dirinya dan beramal sholeh untuk menghadapi kematian." Dalam kesempatan lain Beliau bersabda " Setiap mayit akan diikuti oleh tiga bagian, pertama ahlinya, kedua hartanya dan ketiga amalnya. Yang dua akan kembali yaitu keluarga dan hartanya dan cuma satu yang mengikutinya yaitu amalmya " Dengan begitu bertambah jelas bagi kita bahwa amal adalah merupakan teman yang paling setia dan terus membela kita di akhirat, bahkan mulai alam barzah (kubur) sudah berperan.

Oleh kerena itulah hidup yang serba singkat ini hendaklah kita memanpaatkanya semaksumal mungkin agar sepak terjang kita selalu bisa menghasilkan kebajikan dan amal soleh, umur, ilmu, harta, kedudukan, nafas atau apapun pasilitas hidup yang kita miliki mampu mendatangkan investasi amal yang maksimal sehingga ada bekal dan teman yang bisa  mengiringi dan menyertai kita  sejak di dunia ini sampai kealam akhirat. Sekali lagi itu semua dapat membantu kita jika rajin melakukan Invesatsi akhirat di sini dengan amal-amal soleh !!!

  .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar